Dentist Appointment: Call +62 21 31997482 or WhatsApp +62 856 9065 373

Articles

Senyum Cantik dan Sehat dengan Ortodonti

Banyak jalan menuju Roma, merupakan pepatah kuno yang berarti banyak cara yang dapat ditempuh untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Begitu pula untuk mendapatkan senyum yang cantik, banyak cara yang dapat ditempuh.

Salah satunya adalah dengan menggunakan kawat gigi. Memperbaiki posisi gigi ke dalam lengkung yang harmonis dengan jalan menggeser gigi merupakan prinsip utama dari perawatan ini. Gigi berantakan yang dapat mengurangi rasa percaya diripun dapat diatasi dengan penggunaan kawat gigi ini.

Senyum cantik dan sehat, siapa yang tidak ingin memilikinya?

Secara umum ada dua macam perawatan ortodonti :

  • Ortodonti cekat/Fixed orthodontic

Dimana pasien tidak dapat melepas pasang sendiri alat yang digunakan karena direkatkan pada gigi. Biasanya digunakan pada pasien dengan usia diatas 12 tahun, di mana gigi permanen pasien sudah tumbuh semua (kecuali gigi bungsu). Pasien juga sudah mampu secara mandiri menjaga kebersihan gigi dan mulutnya sendiri.

  • Ortodonti lepasan/ Removable Orthodontic

Pasien dapat melepas pasang sendiri alat ortodontinya. Kemampuan perawatannya lebih sederhana dibanding dengan ortodonti cekat, dan untuk mendapatkan hasil yang maksimal sangat tergantung dari kedisiplinan pasien dalam menggunakan alat tersebut. Alat ini lebih digunakan pada anak-anak dengan usia antara 6-12 tahun yang masih memiliki gigi susu.

Perawatan ortodonti bukanlah perawatan yang sembarangan, harus memerlukan pengetahuan serta keterampilan yang memadahi untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Jadi untuk mendapatkan perawatan yang terbaik bagi senyum berharga anda, dapat langsung konsultasikan dengan dokter gigi terpercaya anda.

Ditulis oleh drg. Yoan Hermawan

Kapan Gigi yang Berlubang Perlu Dirawat?

Tahap awal gigi berlubang biasanya tidak memperlihatkan gejala apapun. Diperlukan pemeriksaan dokter gigi atau mungkin pemeriksaan radiologis untuk mengetahuinya. Biasanya tahap awal dari kerusakan gigi tidak memerlukan tindakan penambalan, bahkan kerusakannya bisa diperbaiki. Terapi fluoride, pengaturan pola makan, dan kebiasan menjaga kebersihan mulut, bisa memperbaiki kerusakan awal dari gigi Anda.

Bila gigi Anda mulai terasa linu ketika mengunyah, atau ketika makan dan minum yang panas, dingin, manis atau asam, segera hubungi dokter gigi Anda untuk dilakukan pemeriksaan gigi. Namun, beberapa orang ada pula yang tidak menyadari rasa linu pada giginya walaupun giginya belubang. Oleh karena itu, kunjungan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan gigi dan mulut Anda.

Semakin awal suatu gigi berlubang dirawat, maka akan semakin cepat dan murah perawatan yang perlu dilakukan. Anda tidak perlu merasakan sakit gigi yang nyut-nyutan ataupun melakukan perawatan endodontik yang memerlukan beberapa kali kunjungan dengan biaya yang tentunya lebih mahal.

Minor Dental Adjustments Make a Big Difference

It’s often said that it’s the little things in life that make a big difference: A smile, opening a door, or saying please or thank you can make the world a better place. The same is true of dentistry. Sometimes, small adjustments after dental treatments can make a huge difference in both comfort and appearance.

The most common dental service that will often require adjustments are dentures. After dentures are delivered, they can often cause some sore spots on the gum. This does not mean that the dentist didn’t do a good job or that the dentures will never fit properly. It’s just that in most cases, it will take a few visits and some minor adjustments to make the dentures comfortable.

The same is true of dental crowns (caps) and dental fillings, although it is usually much less common. It is good to remember that when a tooth is numb, it may be hard for a person to judge whether their “bite” feels right. But if a filling or crown is left only a tiny bit too high, it can cause major problems and feel very uncomfortable in the mouth. In most cases, your dentist can make a minor adjustment to the tooth, and in seconds, everything will feel normal again. I should also add that when any dental procedure is done, you should always tell your dentist if the tooth or teeth feel normal when you close down and shift your teeth from side to side. If you can feel what was done, it may need to be shaved down a bit more. Please do not think that it will wear down over time or you’ll get used to it. In most cases, dental fillings, crowns and dentures do not wear down, but should be properly adjusted as soon as possible.

Minor adjustments can also have a big impact on the appearance of certain dental treatment. White fillings that are stained can be cleaned, refinished and polished to restore their previous luster. Crowns, veneers, dentures and even teeth can be gently shaped to improve their appearance and contour.

Some people tend to get quickly discouraged if a dental procedure doesn’t feel quite right. Just remember that it’s the little things — like a little adjustment — that can make a big difference.

Gigi Sehat Harus Tetap Dirawat

Gigi yang sehat adalah gigi yang bersih tanpa adanya lubang. Dengan perawatan gigi secara baik dan teratur, maka tidak akan ada gigi yang berlubang dalam mulut kita. Oleh karena itu, upayakan perawatan maksimal untuk mendapatkan gigi yang sehat senantiasa.

Perawatan gigi dan mulut sejak usia dini sangat menentukan kesehatan gigi dan mulut sampai akhir hayat. Beberapa penyakit gigi dan mulut bisa dialami oleh anak-anak dan balita bila perawatan tidak dilakukan dengan baik, misalnya lubang pada permukaan gigi, gusi yang meradang, dan adanya sariawan.

Kerusakan gigi yang umumnya terjadi pada usia dini (anak-anak dan balita) biasanya karena faktor makanan/minuman. Makanan yang manis seperti coklat dan lengket seperti dodol kalau tidak segera disikat/kumur akan tertinggal dan menyebabkan kerusakan gigi. Juga minuman seperti teh, kopi, minuman ringan, serta rokok dapat menimbulkan lapisan tipis di gigi yang disebut stain sehingga warna gigi jadi kusam, kecoklat-coklatan. Lapisan stain yang kasar itu mudah ditempeli sisa-sisa makanan dan kuman, yang akhirnya membentuk plak, jika tidak dibersihkan akan mengeras dan menjadi karang gigi dan bisa merambat ke akar gigi. Akibatnya gigi mudah berdarah, gigi gampang goyah dan mudah tanggal.

Bagaimanakah perawatannya? Simak langkah-langkah berikut…

Biasakan Sikat Gigi
Merawat gigi bisa dimulai sejak bayi, ini dapat dilakukan dengan cara membersihkan gigi anak dengan menggunakan kain kasa atau kapas yang dibilas dengan air hangat, kemudian dengan pelan-pelan digosokan pada gusi bayi. Apabila anak sudah beranjak besar, kita sebagai orang tua harus membantu memperkenalkan rutinitas menggosok gigi. Cara yang dapat dilakukan dengan memberikan pembelajaran memegang dan menggosok gigi.

Memperhatikan Pola Makan

Pola makan si anak juga harus selalu diperhatikan orang tua. Apakah makanan yang dikonsumsi tersebut dapat merusak gigi atau sebaliknya. Jangan terlalu memberi anak makan-makanan yang manis seperti permen, coklat,biskuit dan makanan yang manis dan mudah melekat digusi. Makanan seperti ini biasanya akan bereaksi di mulut dan akhirnya membentuk asam yang dapat merusak email gigi. Akibat yang ditimbulkan, misalnya gigi berlubang, gigi tanggal sebelum waktunya, gangguan pada ukuran, bentuk maupun jumlah gigi. Untuk mencegah hal itu, berikanlah makanan yang berserat, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan, karena makanan ini bersifat self cleansing (pembersihan) yang membutuhkan proses pengunyahan secara berulang-ulang.

Kalau memang ingin memberikan makanan yang manis, seperti coklat, permen, biskut atau makanan manis lainnya, hendaknya pada waktu yang tepat, misalnya setelah makan siang. Kalau sudah selesai si anak disuruh untuk menyikat giginya sampai bersih.

Jadi? Jangan lupa sikat gigi dan merawat gigi kalian yah.. :)